31.9 C
Jakarta
Friday, April 4, 2025

Faktor – Faktor Penyebab Fluktuasi Harga Minyak Mentah Global (Part 2)

Financial Market

Future market menentukan harga perdagangan di masa depan dan spot market menentukan harga perdagangan aktual yang dapat diperdagangkan langsung. Interaksi antara kedua pasar ini menciptakan lingkungan pasar yang dinamis, ditambah lagi adanya perilaku dari spekulan dan hedger yang semakin mempengaruhi fluktuasi harga minyak di pasar global. Spekulasi merupakan aktivitas pembelian aset atau instrumen keuangan dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan melalui peningkatan harga aset atau instrumen keuangan di masa depan. Spekulan adalah pelaku yang terlibat dalam investasi spekulatif tersebut. Spekulan, baik dalam bentuk individu ataupun lembaga investasi (reksadana, dll) menginvestasikan dana dalam jumlah yang besar ke suatu bursa komoditi dalam bentuk paper barrel untuk meningkatkan harga minyak di masa depan. Hal ini secara tidak langsung termasuk ke dalam aktivitas perdagangan migas karena mempengaruhi supply dan demand pasar keuangan migas, terutama pada spot price

Sumber : Faster Capital

Knittel dan Pindyck (2016) melalui American economic Journal menyatakan perubahan spot price akibat tindakan spekulasi berlebihan pada tahun 2020-2022 yang  meningkatkan harga minyak WTI sebesar 24-48% pada rentang Oktober 2020 – Juni 2022. Selain itu, apabila di masa depan terjadi pengurangan demand minyak yang signifikan (sentimen pasar negatif) dengan jumlah supply tetap dapat menurunkan spot price dan future price

Oleh karena itu, hedging, yaitu lindung nilai pada pasar perdagangan berjangka komoditi untuk menutupi risiko perubahan harga aset di pasar masa depan, perlu dilakukan  untuk melindungi kondisi finansial dengan mengelola dan mengimbangi risiko. Risiko perubahan nilai pada pasar saham menjadi alasan konkrit untuk para spekulan melakukan tindakan hedging ini.

Kegiatan di bursa kontrak komoditas telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu ukuran aktivitas di pasar berjangka adalah open interest di bursa, yang menunjukkan jumlah kontrak dalam sesi perdagangan yang belum diselesaikan atau ditutup. Open interest pada kontrak berjangka minyak mentah yang diperdagangkan di New York Mercantile Exchange (NYMEX) mengalami peningkatan substansial dalam dekade akhir dengan pelakunya meliputi peserta komersial (mereka yang memiliki kepentingan langsung dalam produksi, konsumsi, atau perdagangan minyak fisik) dan investor non-komersial (manajer uang dan dana yang tertarik untuk memperdagangkan kontrak untuk tujuan investasi dan diversifikasi). 

Sumber : U.S Department Of Energy

Grafik ini menunjukkan rata-rata kuartalan jumlah kontrak berjangka minyak yang masih berlaku pada akhir setiap hari pada perdagangan NYMEX. Perdagangan kontrak berjangka minyak meningkat secara substansial dari tahun 2003 hingga 2007 seiring dengan meningkatnya minat terhadap minyak sebagai investasi, berlanjut hingga tahun 2024 dengan peak pada tahun 2018-2020 saat Covid-19 melanda beberapa negara.

Kurs Dolar –  Fed (Federal Reserve System)

Perdagangan minyak secara global dilakukan menggunakan mata uang dolar AS sejak tahun 1974. Fluktuasi nilai tukar dolar AS berdampak langsung terhadap stabilitas ekonomi dunia dan juga harga minyak mentah internasional sehingga hal ini berujung pada penyesuaian kebijakan eksplorasi dan eksploitasi minyak mentah di negara-negara eksportir dan importir.

Apresiasi, yaitu peningkatan nilai tukar mata uang terhadap mata lainnya, pada mata uang AS menyebabkan meningkatnya harga minyak dalam mata uang lokal di negara-negara yang menggunakan mata uang yang tidak terkait dengan dolar AS. Efek dari dolar yang lebih kuat adalah melemahnya permintaan minyak di negara-negara tersebut dan meningkatnya pasokan yang lebih kuat dari produsen non-dolar AS. Estimasi empiris dari ukuran efek dolar AS mencakup rentang yang luas; perkiraan yang tinggi menunjukkan bahwa apresiasi 10 persen dikaitkan dengan penurunan sekitar 10 persen pada harga minyak, sedangkan estimasi yang rendah menunjukkan 3 persen atau kurang (Zhang et al. 2008; dan Akram 2009). 

Selain itu, kasus depresiasi dolar pada tahun Agustus 2023, menunjukkan adanya penurunan nilai tukar dolar AS terhadap euro dari 0.952 menjadi 0.946 menyebabkan peningkatan harga minyak mentah Brent sebesar 1.3% menjadi 85.49 USD/Barel dan WTI sebesar 1.3% menjadi 81.86 USD/Barel

Depresiasi ini pada akhirnya akan mendorong bank sentral Amerika (Fed) untuk meningkatkan suku bunga untuk mencegah kenaikan inflasi. Namun, peningkatan suku bunga dapat menyebabkan terjadinya apresiasi dolar AS sehingga berujung kepada penurunan harga minyak global. Hal ini dibuktikan dengan tindakan yang dilakukan FeD pada Mei 2023, yaitu meningkatkan suku bunga dari 5% menjadi 5.25%, lalu terjadi penurunan harga minyak Brent sebesar 4% atau 2.99 US/Barel menjadi 72.33 USD/Barel, dan penurunan harga minyak WTI sebesar 4.3% atau 3.06 USD/Barel menjadi 68.6 USD/Barel

Sumber : U.S Department Of Energy
Geopolitik

Geopolitik adalah kebijakan politik negara yang berhubungan dengan letak geografis suatu negara. Kebijakannya dibuat untuk menjamin keberlangsungan hidup negara, berdasarkan kondisi geografisnya. Ketegangan geopolitik biasanya membayangi harga minyak. Beberapa contoh kasus itu seperti berikut,yaitu konflik di Timur Tengah dan Eropa Timur pada paruh kedua 2014, tetapi tidak terlalu membebani pasokan minyak. Konflik internal libya, malah menambah produksi sebesar 0.5 mb/d pada kuartal ketiga 2014,  terhentinya kemajuan ISIS di Irak membuat produksi minyak tidak akan terganggu, dan teridentifikasi stabil. Irak juga mendapat perhatian yang cukup besar karena diperkirakan menyumbang 60% dari peningkatan kapasitas OPEC selama 2015-2019, lalu sanksi dan sanksi balasan yang diberlakukan pada konflik Rusia-Ukraina pada 2014 menyebabkan perubahan yang berdampak kecil pada pasar minyak dan gas alam Eropa.   Ilustrasi berikut menunjukkan fluktuasi harga minyak dunia dari tahun ke tahun berdasarkan efek geopolitik yang ada pada periode waktu tertentu.
Respon fluktuasi harga minyak terhadap berbagai peristiwa geopolitik di dunia (bencana cuaca, perang, revolusi, ekonomi, dll)
Sumber : U.S Department Of Energy

Berikut adalah beberapa bahasan terkait sejarah peristiwa penting yang menyebabkan fluktuasi harga minyak mentah dunia : 

  1. Tahun 1980-2003 – Perang antara Iran dan Irak 

Pada September 1980, perang yang terjadi antara Iran dan Irak menyebabkan jumlah kerusakan fasilitas kilang minyak Iran yang signifikan sehingga mempengaruhi proses penyulingan minyak mentah yang berujung kepada gangguan ekspor di antara kedua negara. Hal ini menyebabkan tren penurunan harga minyak mentah dari 83 USD/Barel menjadi 85 USD/Barel.

2. Tahun 2015-2020 – Covid 19 

Peristiwa Covid-19 di dunia menyebabkan adanya kewajiban masyarakat untuk melakukan lockdown. Hal ini menyebabkan semakin lambatnya pertumbuhan ekonomi di suatu negara dan penurunan permintaan minyak mentah dunia. Sejarah menunjukkan penurunan harga minyak signifikan hingga 20 USD/Barel.

3. Tahun 2022 – Perang Rusia – Ukraina

Perang yang diinisiasi oleh invasi Rusia, salah satu negara eksportir minyak, ke Ukraina, membuat Russia mendapatkan sanksi pembatasan ekspor oleh beberapa negara. Hal ini menyebabkan terganggunya supply demand minyak mentah di dunia sehingga terjadi peningkatan harga yang signifikan hingga 120 USD/Barel.

Referensi:

https://theconversation.com/oil-price-shocks-have-a-long-history-but-todays-situation-may-be-the-most-complex-ever-178861
https://www.eia.gov/finance/markets/crudeoil/financial_markets.php
https://openknowledge.worldbank.org/server/api/core/bitstreams/f108cf05-24ee-5d2f-ac23-6b187ff2e768/content
https://www.eia.gov/finance/markets/crudeoil/financial_markets.php
https://theconversation.com/oil-price-shocks-have-a-long-history-but-todays-situation-may-be-the-most-complex-ever-178861
https://kumparan.com/berita-bisnis/apa-itu-spekulasi-dan-spekulan-simak-perbedaannya-di-sini-1zsMy1Jgimn/3
https://bappebti.go.id/artikel/detail/2987

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest Articles